Tips untuk Membuat Pengunjung Berada Lebih Lama di Blogmu

Tips untuk Membuat Pengunjung Berada Lebih Lama di Blogmu

Setiap blogger pasti ingin blognya dibaca dan dinikmati oleh para pengunjung. Tapi sayangnya, pengunjung blog biasanya adalah type yang sangat pemilih. Kalau si pengunjung tidak benar-benar suka dengan blog tertentu, ia tidak akan mau berlama-lama berada di blog tersebut. Sebaliknya, jika ia sudah sangat mengidolakan sebuah blog, ia akan menghabiskan banyak waktu setiap hari untuk mengeksplor blog yang ia sukai. Si pengunjung tidak hanya membaca semua postingan yang ada di blog tersebut satu persatu, tetapi ia juga setia menanti postingan terbaru dari blog favoritnya itu.

Nah, agar blogmu juga menjadi salah satu blog yang diidolakan oleh pengunjung (paling tidak si pengunjung tidak mengklik tanda close saat baru saja 5 menit membuka blogmu), kamu harus memiliki konten yang unik, menarik, dan bermanfaat. Intinya kamu harus sudah siap dengan isi yang berkualitas sebelum kamu berharap blogmu menjadi idola. Kamu bisa membaca tips untuk menulis konten yang banyak dicari oleh pengunjung.

Setelah tahap pertama berhasil kamu lakukan, kini saatnya kamu harus memikirkan cara agar pengunjung blogmu berada lebih lama di blogmu. Untuk itu ikuti saja beberapa tips di bawah ini

1. Install plugin related post

Bagi pengguna WordPress, plugin ini akan menampilkan postingan lain yang terkait dengan postingan yang sedang dibaca oleh pengunjungmu saat ini. Dengan plugin ini para pengunjung akan mendapatkan pilihan lain yang masih berhubungan dengan hal yang mereka cari. Cara ini lumayan berperan untuk membuat mereka menghabiskan waktu lebih lama di blogmu.

2. Menampilkan link postingan secara acak di sidebar blog


Tampilkan link beberapa judul postingan lamamu di sidebar blog agar konten lamamu tidak tenggelam dimakan waktu. Selain itu, pengunjung juga akan mendapatkan lebih banyak konten yang kalau tidak ditampilkan mungkin mereka tidak akan tau tentang postingan-postingan tersebut. Cara untuk menampilkan link ke postingan lama secara acak di sidebar blog bisa di baca di postingan ini.

3. Link ke postingan lama

Selalu tambahkan link ke postingan lama yang berkaitan dengan postingan yang sedang kamu buat saat ini. Cara ini sering kali berhasil untuk membuat pengunjung blogmu membuka link tersebut. Alasannya ya karena sudah pasti postingan tersebut akan membahas tentang hal yang masih ada hubungannya dengan artikel yang sedang ia baca saat ini.

4. Sediakan halaman arsip blog

Halaman ini bisa diibaratkan sebagai daftar isi yang memuat semua judul postingan yang ada di blogmu. Di halaman ini pengunjung bisa melihat-lihat keseluruhan isi dari sebuah blog. Setelah itu bisa saja ia tertarik pada beberapa judul. Hal ini akan memberikan peluang agar postingan-postinganmu lebih banyak dibaca. Kalau tidak ada arsip, biasanya pengunjung malas mengklik link older post satu persatu untuk melihat-lihat postingan lama.

5. Berikan navigasi ke postingan lama dengan format angka. Bukan dengan format older post/ previous page

Cara ini akan memudahkan pengunjung blogmu untuk loncat dari halaman satu ke halaman berapapun yang ia inginkan. Sama seperti halaman yang ada pada buku. Pembaca bisa loncat ke halaman 5 atau halaman 27 sesuai dengan yang ia inginkan. Untuk membuat navigasi halaman blog, kamu bisa menginstall plugin WP-PageNavi. Dan saya rasa engine lainpun juga bisa menambahkan fitur ini di blognya.

6. Tambahkan gambar atau foto

Pada kenyataannya masih banyak pengunjung yang malas membaca dan lebih tertarik melihat foto di blog yang ia kunjungi. Kamu bisa membuat pengunjung blogmu menghabiskan waktu lebih lama di blog dengan cara memberikan foto-foto yang menarik dan berkaitan dengan konten blogmu. Tips mempercantik blog dengan menambahkan gambar di setiap postingan bisa dibaca di sini.

7. Navigasi dan menu yang jelas

Tampilkan navigasi/ menu yang jelas dan mudah terlihat, dengan begitu pengunjung tau harus mengklik apa sesuai dengan kebutuhannya.

8. Template yang rapi dan unik

Siapapun pasti senang dengan pemandangan yang rapi dan indah. Hal itu juga berlaku pada sebuah blog. Kalau blog tersebut memiliki design yang unik dan rapi, pengunjung pasti akan betah berlama-lama di blog itu. Kamu bisa membaca artikel ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik template blog yang baik.

Oke, sekarang kamu tau apa yang harus dilakukan. Selamat mencoba!

WordPress Plugin: Watermark

WordPress Plugin Watermark

Hello reader!

Kali ini saya akan mereview sebuah plugin wordpress yang berguna sekali buat para blogger yang doyan upload foto ke blognya.

Nama plugin ini adalah Watermark.
Sesuai dengan namanya, plugin ini akan memberikan watermark secara otomatis pada setiap gambar/foto yang akan diupload atau bahkan yang sudah diupload ke blog. Dengan begitu, semua gambar atau foto yang terpampang di blogmu akan berisi watermark dan orang lain tidak akan bisa mengcopy dan mengklaim fotomu sembarangan.

Plugin ini sangat berguna untuk:
– Blogger yang malas membuka foto editor hanya untuk menambahkan watermark
– Photo blogger yang mengupload banyak foto sehingga tidak usah repot menambahkan watermark

Plugin ini bekerja dengan cara menambahkan watermark melalui htaccess dan php file, sehingga plugin ini sebenarnya tidak menambahkan apapun pada file asli gambarmu. Jika plugin ini dinontaktifkan maka semua watermark akan hilang. Kamu juga bisa mendownload file asli dari foto-fotomu (tanpa watermark) melalui FTP.

Cara menggunakan plugin ini juga sangat mudah. Kamu tinggal mendownloadnya di sini, lalu upload folder alti-plugin ke direktori /wp-content/plugins pada blogmu melalui FTP. Setelah berhasil diupload, tinggal aktifkan lewat dashboard blog. Selesai deh…

Catatan:
Buatlah file htaccess di direktori uploads
Buatlah GD library
Aktifkan Apache module «mod_rewrite»
Plugin ini hanya bekerja pada file JPEG

Cara Mempercepat Akses Blog WordPress

Cara Mempercepat Akses Blog WordPress

Untuk mengkonvert pengunjung menjadi pembaca setia, sebuah blog harus memiliki konten yang berkualitas. Tetapi hal itu akan sia-sia jika akses blogmu terlalu berat. Intinya, jangan membuat pengunjung menunggu terlalu lama, atau jika tidak, mereka akan segera mengklik tombol X dan loncat ke situs lain.

Jadi, seperfect apapun blogmu, harus diimbangi juga dengan kecepatan aksesnya.

Ada beberapa faktor yang membuat akses blogmu menjadi berat dan lambat. Tetapi di postingan ini hal tersebut tidak akan dibeberkan secara detail karena yang akan dibahas di sini adalah solusinya.

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah mengecek kecepatan blogmu di GTmetrix. Nah, di sana kamu akan tau berapa waktu yang diperlukan untuk meload blogmu melalui sebuah browser. Blog ini, rinie.net memiliki kecepatan akses 2,72 detik murni (jika kecepatan koneksi internet full), dengan besar file hanya 1,28Mb. 2,72 detik, cukup singkat kan bagi sebuah blog yang full dengan wara-wiri dan hiasan ini itu? Which is nggak perlu menunggu terlalu lama lah untuk menampilkan blog ini di browsermu.

Saran saya sih usahakan kecepatan akases blog tidak sampai melebihi 5s, atau jika tidak, pengunjung akan kabur. Untuk itu kamu bisa mengikuti cara-cara yang akan dijabarkan secara lengkap di postingan ini, terutama jika kamu menggunakan blog berbasis WordPress (self-hosted). Dan tentunya cara yang saya rekomendasikan ini tidak akan membuatmu menjadi pusing karena sangat mudah untuk diterapkan.

1. Gunakan web hosting yang tepat

Ya, web hosting yang digunakan untuk menempatkan blog sangat berpengaruh pada kecepatan akses blog tersebut. Pertama, kamu harus tau mayoritas pengunjung blogmu dulu. Apakah itu kebanyakan dari Indonesia atau dari luar negeri?

Jika target pengunjung blogmu rata-rata berasal dari Indonesia, pilihlah web hosting dengan server Indonesia (IIX) karena server ini paling cepat jika diakses dari Indonesia dan lebih lambat jika diakses dari luar negeri.

Dan jika pengunjung blogmu kebanyakan dari luar negeri, saya sarankan untuk memakai hosting dengan server USA yang cepat diakses dari mana saja tapi jika pengunjung dari Indonesia tetap saja lebih cepat jika menggunakan server IIX dibanding server USA.

Selain itu, pilihlah paket hosting yang tepat dan sesuaikan kapasitas bandwidth dengan jumlah rata-rata pengunjung blog. Jika bandwidthmu kecil tetapi pengunjungmu banyak, maka sudah bisa dipastikan akses blogmu menjadi lambat atau bahkan mengalami downtime. Ini merupakan hal yang lazim jika kamu masih menggunakan shared hosting yang menempatkan blogmu berbarengan dengan ratusan situs lainnya. Blog besar biasanya menggunakan VPS hosting sehingga blog tersebut tidak lagi dipengaruhi oleh situs-situs lain yang ditempatkan di server yang sama.

2. Minimize resolusi gambar

Setiap blog pasti membutuhkan peran sebuah gambar atau foto untuk mendukung postingan yang ada di blog tersebut. Gambar atau foto juga akan membuat penampilan blog menjadi terlihat lebih menarik. Tetapi jika blog itu memuat terlalu banyak gambar atau memuat gambar dengan resolusi yang besar, maka sudah pasti itu akan mempengaruhi kecepatan aksesnya.

Tapi jangan kawatir. Saya sadar sebagian besar blogger pasti malas mengecilkan gambar satu persatu lewat aplikasi image editing. Ya, jadi sekarang kamu tidak perlu repot-repot lagi untuk mengecilkan gambar satu persatu karena pekerjaan tersebut bisa dilakukan secara otomatis oleh plugin Smush.it. Plugin ini akan mengecilkan resolusi setiap gambar yang kamu upload secara otomatis tanpa mengurangi kualitas gambar tersebut. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak menginstall plugin ini di blog WordPressmu.

3. Optimasi cache

Optimasikan cache blogmu dengan menggunakan plugin WP Super Cache. Plugin ini bekerja dengan cara mengkonvert halaman blog menjadi file html yang kemudian akan didownload oleh browser. Sehingga pada saat pengunjung mengakses kembali blogmu, maka browser akan mengecek konten yang telah diperbarui dan mendownload konten yang belum dicache saja. Hal ini akan mengurangi penggunaan bandwidth dan membuat akses blog menjadi lebih cepat. Bagi pengunjung yang menggunakan koneksi internet yang lambat, ini akan meringankan beban mereka. Hehe…

4. Jangan terlalu banyak menggunakan plugin dan widget jika tidak diperlukan

Plugin atau widget memang bisa membuat blog menjadi lebih atraktif. Tetapi sebenarnya semakin banyak kita menggunakan plugin dan memasang widget pada blog maka kerja server akan semakin berat. Jadi kalau memang ada plugin yang tidak berguna lebih baik dinonaktifkan atau didelete saja sekalian. Begitu juga dengan widget. Terlalu banyak widget juga bisa membingungkan pengunjung.

5. Rubah jumlah display postingan di homepage blog

Jangan sampai jumlah postingan yang terpampang di halaman depan blogmu jumlahnya di atas 10 postingan. Lebih baik tampilkan 5 postingan saja agar pada saat pertama kali membuka blog, browser tidak mendownload terlalu banyak file sehingga aksesnya lebih cepat.

6. Tampilkan postingan dalam bentuk summary

Kamu bisa mensetting blogmu agar postingan yang ditampilkan di blog hanya ringkasannya saja. Nah, jika pengunjung tertarik maka ia bisa mengklik link Read More untuk melihat postingan secara menyeluruh. Hal ini akan membantu untuk mempercepat loading blog.

7. Optimize database

Jangan kawatir karena kamu tidak harus bergelut dengan kode-kode php (pemberi harapan palsu?) untuk mengoptimasi database blogmu karena kamu bisa menggunakan plugin WP Optimize. Plugin ini bekerja dengan cara memanage dan membersihkan database blogmu secara otomatis sehingga kamu tidak perlu melakukannya secara manual.

8. Theme matter

Percaya nggak percaya, theme blog yang kamu gunakan juga berpengaruh pada kecepatan akses blogmu. Kalau 7 hal di atas sudah kamu lakukan tetapi blogmu masih lambat juga, coba ganti theme ke yang lebih simple dan ringan.

Kedelapan poin ini sudah diterapkan di blog ini, jadi sekarang giliranmu. Buatlah blog yang anti lelet. Hehehe…

Refresh Your Blog!

Kali ini saya akan memberikan beberapa tips untuk membuat blogmu menjadi lebih fresh. Dan 5 cara yang akan saya jelaskan di postingan ini bisa dilakukan di sela-sela kesibukan karena untuk melakukannya tidak memerlukan waktu yang banyak.

1. Hapus plugin yang tidak diperlukan

Jika saat ini kamu menggunakan banyak plugin di blogmu, coba review kembali dan lihatlah apakah setiap plugin yang kamu gunakan itu memang benar-benar berguna bagi blogmu. Jika ada plugin yang kira-kira tidak memberikan dampak perubahan yang baik bagi blogmu, ada baiknya jika plugin tersebut dihapus saja.

Selain membuat blogmu menjadi lebih ringan, hal ini juga akan membantu untuk menambah space hosting blogmu. Plugin memang bisa membuat sebuah blog menjadi lebih atraktif dan fungsional, tetapi kebanyakan plugin bisa membuat loading blog menjadi lambat.

2. Eliminasi widget di sidebar

Coba perhatikan sidebarmu saat ini, apakah terlihat begitu penuh dan ramai? Mungkin ada widget yang tidak terlalu berpengaruh bagi blogmu seperti banner-banner iklan, pernak-pernik hiasan, dll. Nah jika ada, kamu bisa menghapusnya atau menggantinya dengan menggunakan widget yang bisa memberikan benefit bagi blogmu, misalnya dengan menambahkan link popular post, dll.

3. Update page About Me

Dari waktu ke waktu pasti saja akan ada perubahan dalam hidupmu. Jadi profilmu juga tidak melulu begitu-begitu saja. Ubahlah page About Me secara berkala sesuai dengan perkembanganmu. Mungkin ada yang harus kamu tambahkan seperti hobi baru atau bisa jadi pencapaianmu saat ini.

4. Buat foto terbaru

Seseorang pasti akan berubah sesuai bertambahnya waktu baik secara fisik maupun penampilan luar. Mungkin kamu mengganti model atau warna rambutmu, atau mungkin juga kamu menggunakan style make up yang berbeda. Nah, ambil kameramu, dan buatlah foto diri yang bagus. Ganti foto profilmu menggunakan foto terbaru secara berkala.

Pengunjung blogmu pasti ingin melihat bagaimanakah wajah si pemilik blog yang mereka baca. Jadi penting untuk membuat foto profilmu selau terupdate sesuai dengan bagaimana penampilanmu saat ini. Kalau bisa, buatlah tema foto yang sesuai dengan design blogmu, sehingga keduanya menjadi sinkron dan menambah daya tarik blogmu.

5. Ganti header atau gunakan style font yang baru

Jika kamu merasa bosan dengan tampilan blogmu saat ini tapi lagi nggak pengen ganti template, cobalah mengganti header dan jenis font yang kamu gunakan di blog. Hal tersebut akan memberikan nuansa baru yang akan membuat penampilan blogmu menjadi terlihat lebih fresh dan terupdate. Atau mungkin kamu bisa menambahkan warna-warna baru pada header, itu juga memberikan pengaruh kok.

6. Revisi postingan lama

Coba baca-baca kembali postingan lamamu. Siapa tau ada yang perlu direvisi kembali hingga postingannya menjadi lebih mantap.

Pentingnya Konsistensi Bagi Seorang Blogger

Saya sangat prihatin sekali dengan blog-blog yang terbengkalai karena sudah tidak pernah diupdate oleh pemiliknya lagi. Bahkan banyak dari blog-blog tersebut masih seumur jagung dan postingannyapun masih sedikit. Salah satu penyebabnya adalah karena blog tersebut dibuat dengan tujuan untuk menghasilkan uang.

Sudah bukan rahasia lagi, menghasilkan uang lewat blog memang sangat memungkinkan. Tetapi itu membutuhkan proses dan waktu yang tidak sedikit sehingga seringkali membuat blogger yang bertujuan untuk mendapatkan uang lewat blognya (terutama blogger newbie) merasa frustasi karena blognya tidak kunjung menghasilkan uang. Hal tersebut membuat mereka menyerah dan pada akhirnya blognyapun ditinggalkan begitu saja.

Selain itu penyebab lainnya adalah karena si pemilik blog kehilangan minat terhadap topik yang ia bahas di blognya. Ini menyebabkan si blogger tidak bergairah dan tidak tertarik lagi untuk menulis konten.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, seorang blogger harus memiliki konsistensi dalam mengelola sebuah blog.

Ya, ngeblog itu tidak hanya sekedar menulis artikel lalu dipublish. Ngeblog itu memerlukan komitmen untuk bisa konsisten menghasilkan konten, mengembangkan dan juga meningkatkan kualitas blog.

Salah satu cara agar bisa konsiten adalah dengan cara menentukan tujuan blog dan menentukan topik apa yang akan dibahas di blog. Jika sudah mempunyai tujuan blog yang jelas, maka kita akan selalu termotivasi untuk mengembangkan blog yang kita miliki.

Motivasi menghasilkan konsistensi dan konsistensi menghasilkan kesuksesan.

Jadi sebaiknya kamu tentukan apa tujuan blogmu terlebih dahulu sebelum memulai untuk membuat blog. Tanyakan dirimu untuk apakah kamu ngeblog? Apakah itu untuk mengabadikan momen-momen di dalam hidupmu, untuk memberikan informasi kepada pembaca atau untuk tujuan yang lainnya? Jika tujuan ngeblogmu sudah jelas, maka tulisanmu akan lebih terarah dan kamu akan lebih konsisten dalam merawat dan mengembangkan blogmu.

Konsistensi bisa diterapkan di segala aspek blogging seperti:
1. Konsisten mempublish postingan secara reguler
2. Konsisten waktu
3. Konsisten menghasilkan tulisan yang berkualitas sesuai dengan topik/ niche yang dibahas
4. Konsisten membangun jaringan dan koneksi antar sesama blogger
5. Konsisten membangun interaksi dengan pembaca blog
6. Konsisten merawat dan memanage blog
7. Konsisten mempromosikan blog

Jika kita sudah konsisten dan tekun, maka sejelek apapun blog kita, dan sebodoh apapun kita menulis, lama-kelamaan keahlian kita akan meningkat. Blog yang seadanya bisa menjadi blog yang luar biasa, keahlian untuk menulispun akan semakin terasah sehingga kualitas tulisan kita menjadi lebih baik baik.