Blogging Tips

Cara Mempercepat Akses Blog WordPress

Cara Mempercepat Akses Blog WordPress

Untuk mengkonvert pengunjung menjadi pembaca setia, sebuah blog harus memiliki konten yang berkualitas. Tetapi hal itu akan sia-sia jika akses blogmu terlalu berat. Intinya, jangan membuat pengunjung menunggu terlalu lama, atau jika tidak, mereka akan segera mengklik tombol X dan loncat ke situs lain.

Jadi, seperfect apapun blogmu, harus diimbangi juga dengan kecepatan aksesnya.

Ada beberapa faktor yang membuat akses blogmu menjadi berat dan lambat. Tetapi di postingan ini hal tersebut tidak akan dibeberkan secara detail karena yang akan dibahas di sini adalah solusinya.

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah mengecek kecepatan blogmu di GTmetrix. Nah, di sana kamu akan tau berapa waktu yang diperlukan untuk meload blogmu melalui sebuah browser. Blog ini, rinie.net memiliki kecepatan akses 2,72 detik murni (jika kecepatan koneksi internet full), dengan besar file hanya 1,28Mb. 2,72 detik, cukup singkat kan bagi sebuah blog yang full dengan wara-wiri dan hiasan ini itu? Which is nggak perlu menunggu terlalu lama lah untuk menampilkan blog ini di browsermu.

Saran saya sih usahakan kecepatan akases blog tidak sampai melebihi 5s, atau jika tidak, pengunjung akan kabur. Untuk itu kamu bisa mengikuti cara-cara yang akan dijabarkan secara lengkap di postingan ini, terutama jika kamu menggunakan blog berbasis WordPress (self-hosted). Dan tentunya cara yang saya rekomendasikan ini tidak akan membuatmu menjadi pusing karena sangat mudah untuk diterapkan.

1. Gunakan web hosting yang tepat

Ya, web hosting yang digunakan untuk menempatkan blog sangat berpengaruh pada kecepatan akses blog tersebut. Pertama, kamu harus tau mayoritas pengunjung blogmu dulu. Apakah itu kebanyakan dari Indonesia atau dari luar negeri?

Jika target pengunjung blogmu rata-rata berasal dari Indonesia, pilihlah web hosting dengan server Indonesia (IIX) karena server ini paling cepat jika diakses dari Indonesia dan lebih lambat jika diakses dari luar negeri.

Dan jika pengunjung blogmu kebanyakan dari luar negeri, saya sarankan untuk memakai hosting dengan server USA yang cepat diakses dari mana saja tapi jika pengunjung dari Indonesia tetap saja lebih cepat jika menggunakan server IIX dibanding server USA.

Selain itu, pilihlah paket hosting yang tepat dan sesuaikan kapasitas bandwidth dengan jumlah rata-rata pengunjung blog. Jika bandwidthmu kecil tetapi pengunjungmu banyak, maka sudah bisa dipastikan akses blogmu menjadi lambat atau bahkan mengalami downtime. Ini merupakan hal yang lazim jika kamu masih menggunakan shared hosting yang menempatkan blogmu berbarengan dengan ratusan situs lainnya. Blog besar biasanya menggunakan VPS hosting sehingga blog tersebut tidak lagi dipengaruhi oleh situs-situs lain yang ditempatkan di server yang sama.

2. Minimize resolusi gambar

Setiap blog pasti membutuhkan peran sebuah gambar atau foto untuk mendukung postingan yang ada di blog tersebut. Gambar atau foto juga akan membuat penampilan blog menjadi terlihat lebih menarik. Tetapi jika blog itu memuat terlalu banyak gambar atau memuat gambar dengan resolusi yang besar, maka sudah pasti itu akan mempengaruhi kecepatan aksesnya.

Tapi jangan kawatir. Saya sadar sebagian besar blogger pasti malas mengecilkan gambar satu persatu lewat aplikasi image editing. Ya, jadi sekarang kamu tidak perlu repot-repot lagi untuk mengecilkan gambar satu persatu karena pekerjaan tersebut bisa dilakukan secara otomatis oleh plugin Smush.it. Plugin ini akan mengecilkan resolusi setiap gambar yang kamu upload secara otomatis tanpa mengurangi kualitas gambar tersebut. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak menginstall plugin ini di blog WordPressmu.

3. Optimasi cache

Optimasikan cache blogmu dengan menggunakan plugin WP Super Cache. Plugin ini bekerja dengan cara mengkonvert halaman blog menjadi file html yang kemudian akan didownload oleh browser. Sehingga pada saat pengunjung mengakses kembali blogmu, maka browser akan mengecek konten yang telah diperbarui dan mendownload konten yang belum dicache saja. Hal ini akan mengurangi penggunaan bandwidth dan membuat akses blog menjadi lebih cepat. Bagi pengunjung yang menggunakan koneksi internet yang lambat, ini akan meringankan beban mereka. Hehe…

4. Jangan terlalu banyak menggunakan plugin dan widget jika tidak diperlukan

Plugin atau widget memang bisa membuat blog menjadi lebih atraktif. Tetapi sebenarnya semakin banyak kita menggunakan plugin dan memasang widget pada blog maka kerja server akan semakin berat. Jadi kalau memang ada plugin yang tidak berguna lebih baik dinonaktifkan atau didelete saja sekalian. Begitu juga dengan widget. Terlalu banyak widget juga bisa membingungkan pengunjung.

5. Rubah jumlah display postingan di homepage blog

Jangan sampai jumlah postingan yang terpampang di halaman depan blogmu jumlahnya di atas 10 postingan. Lebih baik tampilkan 5 postingan saja agar pada saat pertama kali membuka blog, browser tidak mendownload terlalu banyak file sehingga aksesnya lebih cepat.

6. Tampilkan postingan dalam bentuk summary

Kamu bisa mensetting blogmu agar postingan yang ditampilkan di blog hanya ringkasannya saja. Nah, jika pengunjung tertarik maka ia bisa mengklik link Read More untuk melihat postingan secara menyeluruh. Hal ini akan membantu untuk mempercepat loading blog.

7. Optimize database

Jangan kawatir karena kamu tidak harus bergelut dengan kode-kode php (pemberi harapan palsu?) untuk mengoptimasi database blogmu karena kamu bisa menggunakan plugin WP Optimize. Plugin ini bekerja dengan cara memanage dan membersihkan database blogmu secara otomatis sehingga kamu tidak perlu melakukannya secara manual.

8. Theme matter

Percaya nggak percaya, theme blog yang kamu gunakan juga berpengaruh pada kecepatan akses blogmu. Kalau 7 hal di atas sudah kamu lakukan tetapi blogmu masih lambat juga, coba ganti theme ke yang lebih simple dan ringan.

Kedelapan poin ini sudah diterapkan di blog ini, jadi sekarang giliranmu. Buatlah blog yang anti lelet. Hehehe…

Avatar

About Rinie

Here I'm trying to share about blogging world for everyone, especially for fellow female blogger. Enjoy :)
View all posts by Rinie →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *